Katalog Fashion

Katalog Fashion

Sponsored Links

Kekurangan Berjualan Pakaian Via Katalog

Ditulis Oleh Isa Maulana Pada 00.00
Berjualan via katalog ada keuntungan dan kerugiannya, keuntungannya sudah kami bahas dalam artikel sebelumya, Kelebihan Berjualan dengan Katalog. Sekarang kami akan membahas kekurangan atau kerugian jualan pakaian dan produk fashion via katalog juga akan memberikan solusi sesuai dengan pengalaman dan kejadian yang pernah kita alami.

Memang dengan katalog, memudahkan kita untuk menawarkan sebanyak-banyaknya produk kepada calon pembeli. Namun pada beberapa kasus, pembeli akan menemukan beberapa masalah seperti:
Kualitas Produk, ketakutan calon pembeli saat melihat produk display adalah barang yang mereka pesan tidak sesuai dengan apa yang mereka lihat pada gambar. Mereka banyak bertanya mengenai bahan pakaian atau sepatu, jaket atau produk lainnya, warna, dan juga kualitasnya. Untuk mensiasatinya, belilah satu atau dua sampel dari katalog yang dapat mewakili semuanya sehingga kita dapat mengetahui dengan pasti kualitas produk dari katalog tersebut. Satu tips lagi, jangan pernah menawarkan produk yang kita sendiri tidak mengetahui kualitasnya. Dengan sendirinya, semakin banyak orang memesan baju atau produk lainnya dari salah satu katalog, kita akan menguasai atau memperkirakan kualitasnya.

Ukuran, calon pembeli banyak yang tidak tahu apa ukuran pakaian, sepatu dan produk lainnya. Terkadang ukuran salah satu katalog tidak sesuai dengan ukuran standar lainnya. Pada beberapa kasus, terdapat ketidaksesuaian ukuran yang biasa digunakan oleh pembeli dengan ukuran katalog. Solusinya, mintalah selalu ukuran standar produk dari katalog fashion yang kita punya. Dengan demikian dapat kita pastikan sebelumnya ukuran produk yang akan dipesan.

Delay Order,rata-rata waktu yang dibutuhkan dalam proses order hingga pesanan sampai adalah 3 hari sampai 10 hari kerja. Waktu yang cukup lama bagi pembeli untuk menunggu produk pesananannya sampai ke tangannya. Ada beberapa kasus pembeli membatalkan pesanannya gara-gara waktu tunggu yang lama. Untuk mensiasatinya, pastikan pesanan cepat ditangani dengan secepatnya memesan ke stockist atau produsen produk tersebut dan jangan lupa untuk selalu menanyakan kepada supplier kapan barang pesanan kita akan dikirim. Dengan demikian, kita akan mengetahui sampai kapan pesanan akan diterima oleh pembeli. Tipsnya adalah selalu informasikan kepada pembeli kapan dia akan terima orderannya.

Stock Barang, kebanyakan masalah stock akan kita temui pada produk Fashion MLM. Kebanyakan produk MLM bermasalah dalam stock barang, karena stockist selalu rebutan untuk menyetock barang banyak-banyak, sehingga bermasalah kepada kita sebagai penjual. Berbeda dengan produk non MLM seperti distro atau pakaian Bandung yang memang mereka memproduksi sendiri pakaian, sepatu atau produk lainnya secara langsung. Ketika menemui salah satu MLM yang keseringan kekurangan stock barang, kita harus cepat menanyakan ketersediaan stock barang tersebut. Ketika barang yang dipesan oleh pembeli habis, cepat-cepat informasikan kepada pembeli. Syukur-Syukur dia akan memilih produk lainnya, sehingga kita tidak mengecewakan konsumen. Dalam bisnis berdagang, kepercayaan konsumen sangatlah penting. Oleh karena itu, kita harus menjaganya dengan selalu menginformasikan segala sesuatunya dengan jelas dan transparan.

Retur Barang, agak sedikit mengesalkan memang, ketika kita menemui salah satu konsumen yang menukar barangnya gara-gara salah ukuran atau menukar warna. Biasanya waktu tunggu retur barang lebih lama dibandingkan dengan waktu pesan. Selain itu, retur memerlukan biaya tambahan, yaitu ongkos pengiriman. Oleh karena itu, bertindaklah cepat dengan melaporkan kepada supplier mengenai retur tersebut. Sehingga akan mengurangi waktu tunggu hingga kedatangan pesanan.

Managing, salah satu trik untuk menarik minat calon pembeli adalah menyediakan produk yang beragam mulai dari selera, harga dan model. Sehingga kita harus memiliki semua katalog pakaian dan fahion yang beredar dipasaran. Dengan banyaknya katalog yang kita miliki, tentu saja akan sedikit menyulitkan kita untuk mengingat kepada siapa kita memesan barang dari Katalog G-Shop misalnya. Untuk itu biasakanlah mendata nama, nomor telepon, alamat dari Up-Line kalau produk tersebut berbasis MLM, dealer atau agen resmi. Kedepan saya akan memberi contoh bagaimana menangani masalah managemen berjualan lengkap dengan contoh form, data transaksi dan database supplier.

Dari beberapa kasus kekurangan berjualan via katalog tersebut diatas, dapat kita pelajari solusi dari permasalahan tersebut. Semuanya bergantung kepada anda, bagaimana anda menangani permaslahan dilapangan. Jangan pernah ragu atau malu untuk kepada kami atau siapapun bertanya ketika anda mendapatkan maslah yang memang tidak dapat diselesaikan sendiri. Dengan senang hati kami akan membantu mencari solusi terbaik dari permasalahan yang dihadapi. Anda dapat mengirim e-mail ke: henniekasari@gmail.com, atau sms ke 081316292275.

Poskan Komentar